Kaisar Ming sangat disegani di dataran Mongolia. Dari berbagai kisah perangnya yang mengerikan, terselip sebuah kisah yang menggelikan. Alkisah Baginda mempunyai seorang putri yang cantik jelita.
Suatu hari, datanglah 3 orang pangeran yang hendak melamar tuan putri. Karena bingung untuk memilih, sang putri meminta baginda memberikan syarat. Baginda memberikan tugas untuk mencari benda-benda tertentu kepada ketiga pangeran tersebut dan diberi waktu satu tahun untuk mendapatkannya.
Selang setahun kemudian, sang pangeran pertama datang menghadap.
Baginda: Hei Pangeran, mana telur naga sakti yang kuminta itu?
Pangeran I: Ampun tuanku… hamba gagal.
Baginda: (merah padam) Apa…???!!! Pengawal, potong kedua tangannya!!!
Selang beberapa waktu kemudian, Pangeran kedua datang. Tampak lesu dan sedih.
Baginda: Pasti kamu gagal mendapatkan sirip hiu putih yang kuminta itu…
Pangeran II: Ampun tuanku, hamba nggak bisa berenang…
Baginda: Dasar Pangeran O’on… Pengawal, potong kedua kakinya…
Baginda menjadi putus asa… sampai seminggu kemudian, datanglah pangeran ketiga. Wajahnya kusam kusut. Pakaiannya compang camping. Sekilas, tampak dia baru saja mengalami peristiwa-peristiwa sulit. Dengan senyum lebar, pangeran ketiga menghadap Baginda.
Baginda: Aha… Pasti kamu berhasil.
Pangeran III: Setelah mengalami berbagai masa-masa sulit akhirnya saya berhasil mempersembahkannya untuk baginda.
Baginda: He he he… jadi sekarang mana bola ping pong kesayanganku yang hilang setahun yang lalu?
Pangeran III: PING PONG??? Saya kira KINGKONG…!!!
DISINI BUKAN HANYA TENTANG TEKHNIK INFORMATIKA TAPI BERBAGAI MACAM SEKMEN ContactPerson : 085759898986
Selasa, 20 Januari 2009
Dikira Kingkong
neni adiqyu nyang cantique
JANGAN ADA YANG SUKA MA DIA YAH ...
KALO MO SERIUS BOLEH AJAH JANGAN MEMPERMAINKAN DIA !!!!!!!!! selengkapnya......
mike tyson peduli gazza
LONDON, SENIN - Bulan Mei nanti, Mike Tyson akan melakukan kunjungan ke Inggris. Mantan juara sejati kelas berat itu punya agenda untuk bertemu dengan Paul Gascoigne, guna mengadakan diskusi sekaligus menolong pemain legendaris Inggris tersebut yang sedang berada dalam goncangan.
Ya, Gascoigne yang akrab disapa Gazza itu baru saja menjalani terapi di rumah sakit. Mantan pemain Tottenham Hotspur, Lazio, Rangers dan timnas Inggris tersebut mengalami gangguan jiwa.
Sebagai sesama olahragawan yang memiliki alur kehidupan yang hampir sama, Tyson ingin berbagi pengalaman. Petinju berleher beton yang penuh dengan kontroversi selama masih menjadi bintang di atas ring tinju itu ingin meringankan beban hidup Gazza.
Menurut rencana, bulan depan "Manusia Terjelek di Planet Ini" akan pergi ke Inggris utara, termasuk mendatangi Gateshead, dekat dengan tempat di mana Gazza bertumbuh.
"Saya tahu semua tentang Gazza dan saya rasa saya bisa membantunya. Banyak olahragawan top yang mengalami masalah besar dalam kehidupan pribadinya, termasuk saya. Karena itu, saya ingin menolongnya," ungkap Tyson yang pernah mendekam di penjara selama tiga tahun di era 1990-an.
"Saya masih melihatnya sebagai seorang superstar dan saya ingin bertemu dengannya jika dia mau. Kembali ke tahun 2005, Wayne Rooney juga mengalaminya dan saya bertemu dengan dia untuk membangkitkan semangatnya. Saya yakin bisa melakukan hal yang sama terhadap Gazza," ungkap petinju Amerika Serikat itu.
Hal senada diungkapkan promotor Ray Fisher. Menurutnya, Tyson yang kini sudah berubah menjadi manusia yang sopan dan rendah hati, bisa mengubah Gazza. Pengalaman hidup menjadi faktor utama.
"Mike adalah laki-laki yang sopan dan sangat rendah hati. Pengalaman hidupnya sangat panjang yang membuat dia berubah. Dia punya keinginan untuk bertemu dengan Gazza dan membantunya sebisa mungkin," terang Fisher. (GOAL/LOU)
warga palestina kelaparan
JERUSALEM -- Warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gazza terancam kelaparan, menyusul diberlakukannya jam malam di wilayah itu oleh Israel. Kemarin, puluhan lembaga bantuan kemanusiaan yang beroperasi di Tepi Barat dan Jalur Gazza mengaku tak bisa menyalurkan bantuan karena gerak mereka dibatasi militer Israel.
Sulitnya penmyaluran bantuan pangan dan obat-obatan bagi warga Palestina itu, juga menyulut munculnya kritik dari Ketua partai oposisi sayap kiri Israel, Yossi Sarid, terhadap Presiden AS George W Bush dan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon yang ditudingnya menjadi penyebab munculnya petaka itu.
Baca Selengkapnya di site KoranTempo - Warga Palestina di Tepi Barat Terancam Kelaparan, atau bila sudah menghilang, bisa baca di cache server kami.
Pasukan militer mesir tutup perbatasan
Kairo (ANTARA News) - Penjaga perbatasan Mesir, Jumat, bertindak untuk menutup perbatasan Mesir-Jalur Gaza, sementara makin banyak orang Palestina berkumpul di kota perbatasan Rafah, demikian laporan stasiun televisi pan-Arab, Al-Jazeera.
Pasukan keamanan Mesir mengumumkan melalui pengeras suara di wilayah Mesir, Rafah, Jumat bahwa perbatasan dengan Jalur Gaza akan ditutup mulai pukul 13:00 GMT (20:00 WIB), kata laporan itu.
Bentrokan kecil telah terjadi antara polisi anti-huru-hara Mesir dan orang Palestina di kota perbatasan tersebut, sementara beberapa orang Palestina melempar batu ke arah tentara Mesir.
Pasukan Mesir dengan menggunakan tameng telah membentuk tembok manusia dalam persiapan untuk mencegah makin banyak orang memasuki wilayah kota perbatasan Mesir itu, dan semprotan air juga digunakan untuk menyemprotkan air ke atas kepala orang yang berkumpul untuk menghalau mereka mundur.
Menurut tayangan televisi, beberapa truk personil polisi anti-huru-hara dikerahkan ke daerah perbatasan untuk memberi bantuan.
Pada Kamis, Presiden Mesir Hosni Mubarak menyampaikan tekad negerinya untuk mendukung rakyat Palestina dan tuntutan mereka, sehari setelah rakyat Palestinda di daerah terkepung Jalur Gaza secara paksa menyerbu ke dalam wilayah Mesir melalui tempat penyeberangan perbatasan Rafah.
Setelah pos penyeberangan Rafah dibuka secara paksa, Israel menganggap Mesir bertanggung jawab. "Tanggung jawab Mesir lah untuk menjamin bahwa perbatasan beroperasi secara layak, sejalan dengan kesepakatan yang ditandatangani," kata jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel Arye Mekel.
Pejuang Palestina, Rabu, meledakkan tembok beton di Jalur Gaza selatan dan Mesir, yang memungkinkan ribuan orang Palestina memasuki di Jalur Gaza memasuki Mesir untuk membeli keperluan sehari-hari sementara harapan bagi pencabutan blokade atas Jalur Gaza pudar.
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Mesir Hossam Zaki mengatakan, Kamis, melalui telefon bahwa lebih dari 300.000 orang Palestina telah memasuki wilayah Mesir di pos penyeberangan Rafah untuk membeli makanan, bahan bakar dan keperluan dasar lain.
Ia mengatakan pasukan keamanan Mesir tak turun-tangan untuk menindak orang Palestina, tapi hanya mengarahkan lalu-lintas kembali ke Jalur Gaza di perbatasan.
Sebagian orang Palestina terlihat menggunakan buldoser untuk berusaha membuka jalur baru ke dalam wilayah Mesir di perbatasan Jalur Gaza-Mesir, Jumat, sementara tentara Mesir bergerak untuk menutup kota perbatasan Rafah, kata Al-Jazeera dikutip Xinhua.
Banyak orang Palestina bergegas memasuki wilayah Mesir lagi, setelah buldoser merobohkan satu bagian baru tembok perbatasan yang memisahkan Mesir dan Jalur Gaza.
Penjaga perbatasan Mesir menembakkan gas airmata saat buldoser terus menerobos tembok perbatasan di kota kecil tersebut, tempat banyak orang Palestina berkumpul di jalan dan berusaha menyeberang ke dalam wilayah Mesir. (*)
masyarakat palestina melintasi wilayah mesir
| Warga Palestina berdesakan melintasi perbatasan |
Bus pertama yang memuat warga Palestina melalui terminal Rafah sekitar tengah hari waktu setempat, Sabtu ini. Para saksi mengatakan, puluhan orang memenuhi bus itu, sedangkan ratusan orang lainnya menunggu.
Penguasa Palestina secara resmi membuka lintas perbatasan itu Jumat kemarin. Gerbang perbatasan itu hanya buka 4 jam sehari sampai ke-70 orang pemantau dari Uni Eropa tiba dan mulai bertugas.
| Presiden Mahmoud Abbas dan kepala intelijen Mesir, Omar Suleiman meresmikan pembukaan perbatasan di Rafah |
Israel menutup tempat itu September lalu setelah menarik diri dari Gaza, dan selama berbulan-bulan tidak mau membuka kembali gerbang perbatasan itu, dengan alasan senjata dapat diselundupkan dari mesir ke Gaza.
selengkapnya......Jalur Gaza di serang kembali
TEMPO Interaktif, Kota Gaza: Pasukan udara Israek kembali menyerang kota di wilayah selatan Gaza, Khan Yunes, pada Ahad (1/1) malam. Belum ada laporan korban yang jatuh akibat serangan malam hari ini.
Menurut Angkatan Bersenjata Palestina, serangan Israel ini ditujukan kepada pusat kebudayaan Fatah, kelompok yang berkuasa di Palestina. Serangan melibatkan jet-jet pembawa bom yang melintas di atas Jalur Gaza.
Angkatan Bersenjata Israel membenarkan serangan ini, dengan mengklaim bahwa sasarannya adalah "pusat teroris." Segera setelah serangan ini, terlihat kilatan-kilatan roket ke arah Israel dari wilayah Gaza.
Militan Palestina memanaskan situasi di Gaza, dengan menculik aktivis perdamaian dari Italia. Mereka juga meledakkan kantor klub sosial milik Perserikatan Bangsa-Bangsa
by: majalah tempo
